Showing posts with label Informasi. Show all posts
Showing posts with label Informasi. Show all posts

Tikar anyaman daun Lingsing atau Sekek adalah tikar tradisional yang dihasilkan dari tangan-tangan perempuan melayu di kabupaten Sambas. Bagi masyarakat melayu Sambas, tikar ini dikenal dengan nama Belungkur (Belungkur merupakan bahasa melayu tertua Sambas).



Untuk diketahui Linsing dan Sekek adalah bahan utama pembuatan tikar anyaman ini. Linsing memiliki bentuk daun kecil dan panjang, sisi daunnya tajam dan bisa melukai kulit. Ia hidup berumpun dan tidak berbatang. Sementara sekek, memiliki daun lebar dan panjang serta bediri. Ia memiliki batang yang biasanya menjuntai (tidak tegak).

Dalam pembuatan tikar anyaman ini memerlukan proses dan waktu yang cukup panjang. Hal pertama yang dilakukan adalah pengambilan daun, kemudian membuang duri atau sisi daun yang tajam. Selanjutnya daun dibelah menjadi dua atau tiga bagian. Setelah itu, daun harus direbus di dalam air hingga mendidih. Kemudian daun bisa dijemur hingga teksturnya lebih lembut dari sebelumnya. Semua proses di atas dilakukan agar memudahkan proses pengayaman.

Ada beberapa teknik pengayaman tikar tradisional ini, tapi akan dibahas pada postingan berikutnya hehe.

Kembali ke proses pembuatan tikar, setelah daunnya kering dan lembut , daun dapat dianyam. Untuk penjemuran juga tidak boleh terlalu lama, karena jika terlalu kering maka daun akan mudah rapuh dan putus saat dianyam.

Proses pengayaman tikar bisa berlangsung sekitar 2 hingga 3 minggu tergantung kecepatan si pengayam. Dan tikar yang dianyam juga memiliki beberapa jenis ukuran yaitu besar dan kecil. Untuk ukuran besar biasanya memiliki panjang 2 meter lebih dengan lebar 1 meter lebih. Sementara tikar ukuran kecil memiliki panjang sekitar 1 meter lebih dan lebar 1 meter.

Untuk kualitas tikar ini, jika baik perawatannya maka tikar ini bisa tahan lebih dari 5 tahun.

Untuk perawatannya, tikar ini tidak boleh disikat, jika dicuci sebaiknya disikat menggunakan kain. Jangan terlalu sering dicuci dengan air karena dapat mempengaruhi keawetan daun.

Dan yang paling penting, tikar ini aman dan nyaman. Cocok untuk dikenakan sebagai alas lantai di rumah, di bawa rekresi maupun dijadikan sajadah.

Tikar ini juga bisa dilipat, jadi bisa dimasukan di tas saat akan berekreasi.




Cakar Elang atau dikenal oleh masyarakat dengan nama kaik-kaik merupakan tumbuhan liar
yang hidup subur di hutan tropis Indonesia. Tumbuhan ini biasanya dapat ditemukan di daerah
gambut dan berair. Cakar Elang memiliki banyak dahan pada batangnya sehingga membuat
tumbuhan ini terlihat rimbun. Bentuk daunnya lebar dan meruncing pada ujungnya. Pada daun
mudanya akan bewarna merah kecokelatan. Sementara pada batangnya terdapat cakar yang
menggantung seperti cakar pada elang. Cakar inilah yang dimanfaatkan sebagai obat herbal di
Indonesia.

Cakar elang saat ini banyak dicari oleh pembeli untuk dipasarkan kembali. Harga jualnya juga
cukup tinggi yaitu sekitar 40ribu rupiah per kilogram untuk cakar elang yang sudah kering.
Konon cakar elang memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh yaitu menurunkan kadar gula dalam
darah. Sehingga penderita diabetes sangat disarankan untuk mengkonsumsi cakar elang ini.


Untuk memanfaatkan cakar elang sebagai bahan pengobatan harus melalui beberapa proses yaitu
pemilihan cakar elang dan penjemuran terlebih dahulu. Cakar elang yang dapat dimanfaatkan
adalah yang masih muda dan bewarna kehijauan. Selanjutnya dilakukan penjemuran hingga
kering dan dilanjutkan dengan merebus cakar elang hingga air mendidih. Kemudian air rebusan
cakar elang dapat dinikmati sebagai obat herbal.


Melihat manfaat dan nilai ekonomi yang dimiliki cakar elang, maka tumbuhan ini memiliki
potensi sebagai penambah pendapatan masyarakat di daerah. Ditambah lagi untuk mendapatkan
cakar elang sangatlah mudah karena ia tumbuh subur di hutan Indonesia.


Simak video liputannya di bawah ya

Sumber foto: pontianakpost

Warga Sambas dihebohkan dengan penemuan meriam kuno di Tangga Emas Desa Saing
Rambi kecamatan Sambas Kabupaten Sambas Kalimantan Barat pada 20 November 2019 lalu.
Meriam yang diduga milik kerajaan Sambas pada zaman dahulu ini di temukan oleh warga
setempat. Menariknya penemuan meriam kuno ini dikaitkan dengan hal-hal berbau mistis
sehingga dilakukan ritual tertentu agar meriam seberat 3,1 ton ini bisa dinaikan ke daratan.
Meskipun demikian beberapa fakta menarik patut anda simak terkait penemuan meriam kuno
yang menghebohkan masyarakat kabupaten Sambas tersebut.

Fakta pertama:
- Meriam Kuno ini pertama kali ditemukan oleh Herman, Alim dan Misno pada Rabu tanggal 20
November 2019.
Herman, Alim dan Misno beserta rombongan sekitar 10 orang mencari kayu di dasar
sungai Tangga Emas. Herman, Alim dan Misno adalah tiga orang yang melakukan penyelaman.
Saat menyelam mereka menemukan meriam tersebut.

Fakta Kedua
-Perlu Waktu dua jam untuk menaikan meriam ke permukaan air
Pada pukul 16.00 herman dan kawan-kawan berusaha menaikan meriam ke permukaan air
namun gagal. kemudian sekitar pukul 18.00 meriam mulai bisa dinaikan ke permukaan air.

Sumber foto :kemdikbud

Fakta Ketiga
-Meriam ini memiliki berat sekitar 3,1 ton dengan panjang kurang lebih 2.40 meter
Meriam yang memiliki berat sekitar 3,1 ton ini merupakan peninggalan di masa kerajaan
Sambas saat di serang tentara inggris. beberapa diantaranya telah tersimpan di Istana
Alwatzikhoebillah Sambas.

Fakta ke Empat
-Peninggalan dari masa Kesultanan Sambas Saat Diserang Tentara Inggris
Menurut Urai Riza Fahmi selaku Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan
Kebudayaan Kabupaten Sambas, meriam kuno ini merupakan peninggalan dari masa kerajaan
Sambas saat diserang tentara Inggris pada tahun 1812-1813.

Fakta Kelima
-Meriam ini peninggalan di masa pemerintahan Sultan Abu Bakar Tadjuddin I
Masih menurut Urai Riza Fahmi yang juga kerabat keraton Sambas, saat diserang oleh
tentara Inggris pada tahun 1812, pasukan Sultan Sambas yang ke-tujuh, Sultan Abu Bakar
Tadjudin I mengalami kekalahan total karena tidak mampu menahan kecanggihan senjata tentara
Inggris ketika menjajah nusantara.


Fakta ke Enam
-Dusun Tangga Emas Merupakan Benteng Pertahanan Kerajaan Sambas
Sungai yang ada di Dusun Tangga Emas Kecamatan Sambas Kabupaten Sambas
merupakan satu diantara benteng pertahanan yang dimiliki kerajaan Islam Sambas pada zaman
dahulu. Di sepanjang sungai Sambas kecil adalah benteng pasukan perajaan. Tentara Inggris
pada tahun 1812 tidak bisa melewati benteng itu untuk memasuki keraton Sambas. Seperti
diketahui bahwa Keraton Sambas dibangun di depan persimpangan tiga sungai yaitu Sungai
Sambas Kecil, Sungai Subah dan Teberau

Fakta ke Tujuh
-Sudah pernah ditemukan meriam lain sebelumnya
Sebelum penemuan meriam yang menghebohkan pada 20 November 2019 lalu, beberapa
meriam kuno juga telah didapatkan di Sebawi, di Manggis yang semuanya telah disimpan di
keraton Sambas.

Fakta ke Delapan
-Dilakukan ritual menabur beras kuning saat diantarkan ke keraton Sambas.

Masyarakat melakukan ritual menabur beras kuning saat mengantarkan meriam kuno ini ke 
Keraton Sambas pada kamis tanggal 21 November 2019. Peletakan meriam di halaman keraton 
Sambas selesai dilakukan tepat saat azan zuhur berkumandang.

Simak videonya disini



Setiap orang tentu memiliki impian untuk memiliki rumah sendiri dengan desain yang menarik dan sesuai keingingan pribadi. Tentu impian tersebut sangat diharapakan bisa terwujud di masa mendatang. Nah bagi yang punya angan-angan untuk memiliki rumah sendiri dengan desain unik dan sesuai selera sendiri, bisa nih coba-coba mendesain sendiri bentuk rumahnya menggunakan aplikasi gratisan Sketchup 8. Cara penggunaannya lumayan mudah dan menyenangkan loh, jadi anda bisa sepuasny menyalurkan imajinasi desain rumah anda melalui sketcup ini. Mudah-mudahan bentuk rumah yang sudah kita desain sendiri ini bisa diwujudkan di masa mendatang, amiin.

Betewe rasanya tidak sah kalau saya sendiri tidak menunjukan hasil dari belajar sketchup ini hehe. Berikut desain rumah impian yang ingin saya wujudkan di masa mendatang.

1. Rumah Momo
Bentuk rumah ini sengaja saya beri nama “momo” karena bentuknya yang menurut saya imut. Tidak terlalu sulit untuk mendesain bentuk rumah “momo” ini, pasalnya cukup menggunakan Rectangle untuk bagian temboknya, dan arc untuk atapnya, sementara circle bisa digunakan untuk ventilasi udara dan jendela. Selanjutnya tinggal tambahkan material sesuai fungsinya dan keinginan anda.

tampak dari depan




tampak dari samping
2. Rumah Kerucut.
Bentuk rumah ini memang menyerupai bentuk kerucut, dan menurut saya rumah ini unik dan terkesan klasik. Perlu kehati-hatian untuk mendesain bentuk rumah kerucut ini. Karena bagi pemula seperti saya ini cukup sulit untuk membuat bagian atapnya. Untuk bagian dasar atau lantai dan temboknya ini menggunakan circle yang di push/pull, sementara untuk bagian atapnya menggunakan line.
Tampak dari belakang



tampak dari depan
Nah itulah dua desain rumah yang ingin saya wujudkan, bagaimana dengan anda, tertarik untuk mencoba desain rumah sendiri?

Sudah punya software Coreldraw? Baik itu yang versi 11, X2,X3,X5 atau X7. Yup untuk versi terbaru di tahun 2014 ini adalah X7. Pada software Coreldraw X7 ini, dilengkapi dengan fitur seperti window > docker > join curves. Tentu perbedaan tersebut sangat ketara jika dibandingkan dengan Coreldraw 11 yang mana untuk menggabungkan semua garis menggunakan “join two nodes” (berdasarkan tutorial yang di dapat sih begitu :p).

Sebelumnya sempat menggunakan Coreldraw 11, namun terasa agak sulit untuk digunakan terutama untuk memberi warna pada objek. Kemudian setelah menginstal CoreldrawX7, ternyata sangat mudah dan menyenangkan!

Hampir seminggu belajar Coreldraw, baik itu versi yang 11, atau X7. Bahkan sempat menggunakan yang versi X5, namun tetap saja tidak bisa memberi warna pada objek, namun pada X7, ternyata berhasil sehingga fokus belajar desain menggunakan Coreldraw X7.

Objek yang saya desain adalah kaos dan kupu-kupu. Untuk kaos sendiri itu didesain menggunakan tool Bezier. Sementara untuk kupu-kupu menggunakan gabungan dari berbagai simbol (karakter). Untuk tutorial kaosnya bisa sobat cari di google :D. Sementara untuk kupu-kupu bisa sobat desain sendiri tanpa tutorial :D

Hal menyenangkan dari belajar Coreldraw adalah melihat hasil desain kita sendiri yang ternyata indah. Tentu itu membuat diri kita berpikir bahwa ternyata kita juga bisa mendesain. Hehehe. Baiklah ini loh hasil belajar Coreldraw hampir satu minggu ini. Walaupun gambarnya tidak seindah yang dihasilkan anak desain grafis, tetapi cukup indah bagi anak sastra seperti saya ini…

Voilaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa!

kaos polos

ada kupu-kupunya

desain kupu-kupu dari gabungan berbagai simbol

Tertarik untuk desain sendiri? Gampang kok, tinggal install saja Coreldraw, lalu cari tutorialnya dan belajar sendiri. Tidak ada kata terlambat untuk belajar kok hehe.

Penerimaan calon mahasiswa/mahasiswipun akan dibuka tidak lama lagi. Hal itu menandakan bahwa tahun ajaran baru siap untuk dimulai. Bagi sobat muda yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi dan berniat untuk aktif di organisasi atau kegiatan ekstrakulikuler, sebaiknya dari sekarang memikirkan organisasi atau klub apa saja yang akan sobat ikuti sebagai kegiatan ekstrakulikuler sobat di kampus nanti.

Pada setiap perguruan tinggi, terdapat berbagai organisasi kampusnya dan berbagai pula klub-klub yang menarik. Bagi sobat muda yang senang berorganisasi, pilihlah organisasi yang jelas visi dan misinya. Hal itu dipandang perlu, agar keikutsertaan sobat muda pada organisasi tersebut tidak sia-sia. Selain itu juga, organisasi yang sobat ikuti juga hendaknya memiliki kesamaan dengan visi/misi sobat muda. Biasanya ada organisasi yang berdiri, tetapi tidak memiliki visi dan misi yang jelas, sehingga kehadirannya seperti bentuk formalitas saja. Sementara bagi sobat yang menyukai klub sobat bisa bergabung dengan klub yang sesuai minat dan bidang yang sobat gemari. Misalnya klub olahraga basket, klub musik band, angklung, biola atau juga klub kesenian seperti teater.

Baik organisasi atau klub ekskul yang sobat pilih nanti, hendaknya tidak terlalu banyak misalnya tidak lebih dari dua organisasi atau klub. Namun jika sobat muda memiliki kemampuan dalam membagi waktu, silakan pilih lebih dari yang telah disarankan di atas. Ketika sobat aktif di organisasi dan eksul, maka sobat muda harus menyesuaikan waktu antara belajar dengan waktu berorganisasi atau eksul. Jika waktu sobat banyak tersita untuk kegiatan organisasi atau eksul maka tentu sangat mempengaruhi intensitas belajar sobat muda di kampus. Misalnya yang seharusnya empat tahun karena sibuk organisasi atau eksul malah menjadi lima atau enam tahun. Namun meskipun demikian, aktif organisasi dan ekskul bukan penghalang untuk berprestasi loh, oleh sobat harus cerdas dalam membagi waktu antara belajar dan kegiatan organisasi/eskul sobat.

Nah bagaimana untuk memilih organisasi dan klub ekskul yang tidak menganggu jam belajar sobat? Tiap organisasi atau klub ekskul memang menyita waktu yang tidak sedikit. Meskipun demikian, biasanya nih, kegiatan atau latihan klub ekskul dilakukan setelah proses belajar belajar kampus selesai (khusus untuk yang kuliah regular). Misalnya untuk kegiatan organisasi himpunan mahasiswa, biasanya ada pemberitahuan kegiatan yang akan dilakukan seperti rapat, diskusi dan lain-lainnya yang waktu kegiatannya disesuaikan dengan waktu luang para anggotanya. Seperti jam istirahat siang, atau sore hari setelah usai aktivitas perkuliahan. Sementara untuk klub ekskul ini biasanya memiliki kegiatan seperti latihan. Sebagai contoh klub musik, biasanya latihan di mulai pukul lima sore dengan jadwal latihan seling satu hari. Nah biasanya bagi yang ikut dua klub ekskul ini ada insiden yang mana jadwal latihannya bentrok atau bersamaan jadwal latihan antara satu klub dengan klub lainnya. Jika tidak ikut latihan tentu akan sobat akan tertinggal beberapa hal yang seharusnya sobat ketahui atau pelajari. Lalu bagaimana menyikapinya? Jika jadwal bentroknya hanya satu kali atau satu hari maka sobat bisa meminta dispensasi atau izin untuk tidak hadir latihan pada salah satu klub tersebut. Namun jika jadwalnya bentrok terus menerus maka sobat harus pilih salah satu klub yang benar sobat akan ikuti sebagai kegiatan ekskul sobat. Tentunya yang benar-benar sesuai minat sobat.

Organisasi atau klub ekskul, keduanya memiliki banyak manfaat bagi sobat muda. Manfaat yang paling gampang untuk dilihat adalah relasi dan pengalaman. Oleh karena itu jangan takut untuk ikut organisasi atau klub asal sobat mampu mengatur waktu sobat. 

Yuk Kita Mengenal Dangau! 
Oleh Eliyanto
Kata ‘‘Dangau’’ mungkin anda jarang mendengar atau mengucapkannya. Dangau merupakan satu di antara kata yang terdapat di dalam Kamus Bahasa Indonesia. Menurut KBI, ‘‘Dangau’’ (Kata Benda) adalah gubuk (rumah kecil) di sawah atau ladang tempat orang menjaga tanaman.

sumber gambar dari google
Kata ‘‘Dangau’’ saat ini sangat jarang di gunakan oleh orang Indonesia. Namun tidak bagi masyarakat Kab. Sambas, Kalimantan Barat loh. Kata ‘‘Dangau’’ baik itu lafaz, ejaan, atau bunyinya tidak jauh berbeda dengan bahasa Indonesia, bahkan artinya juga sama dengan yang terdapat di dalam KBI.

Kata ‘‘Dangau’’ dalam masyarakat melayu Kab. Sambas memiliki makna sebagai sebuah gubuk yang digunakan oleh petani untuk beristirahat. Dangau tersebut biasanya berada di pinggir atau tengah-tengah sawah. Selain sebagai tempat beristirahat, Dangau juga digunakan sebagai tempat sementara penyimpanan hasil panen padi.

Di dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Melayu Kab. Sambas, terutama kaum petaninya, Dangau merupakan tempat tinggal sementara yang digunakan sepanjang musim bertani baik itu mulai dari pembersihan lahan, pembibitan, penanaman hingga panen. Tidak jarang pula, dangau juga di jadikan tempat menginap bagi para petani yang jaraknya terlalu jauh antara rumah dengan sawahnya.

Ukuran Dangau bermacam-macam, ada yang kecil, sedang dan besar. Dangau yang bentuknya kecil biasanya digunakan untuk menyimpan peralatan bertani, seperti ‘‘parang1‘’, ember, pupuk, ‘‘penugal2’’, ‘‘Baka3’’, ‘‘Ketel4’’, ‘‘Tali Ukuran5’’, ‘‘Capel6’’ dan pakaian bertani. Sementara yang berukuran sedang biasanya bisa di gunakan untuk istirahat siang seperti makan siang, atau tidur siang. Bahkan bisa juga digunakan untuk menyimpan hasil panen padi. Biasanya bisa memuat 3-6 karung padi. Sedangkan Dangau yang ukurannya besar bisa digunakan sebagai tempat menginap yang dilengkapi dengan dapur. Bahkan dilengkapi dengan lampu penerangan listrik (bila dekat dengan rumah warga).

Beda ukuran, beda pula bahan yang digunakan untuk membangun dangau. Untuk dangau kecil biasanya bahan yang digunakan ala kadarnya yaitu dari kayu sebesar pergelangan tangan dengan dindingnya dari bahan plastik atau daun sagu. Sementara atapnya merupakan anyaman daun sagu. Dangau ini tidak memiliki lantai, kadang-kadang juga memiliki lantai yang terbuat dari beberapa papan. Sementara untuk Dangau yang ukurannya sedang, biasanya dindingnya terbuat dari papan, memiliki lantai yang juga dari papan, bentuknya agak tinggi, dan atapnya terbuat dari anyaman daun sagu. Sedangkan dangau dengan ukuran besar, memiliki beranda (meskipun kecil ), lantai dan dinding terbuat dari papan, tiang yang digunakan juga biasanya tiang yang digunakan untuk membangun rumah, atapnya terbuat dari anyaman daun sagu atau seng.

Bagi masyarakat petani Sambas, Dangau digunakan sebagai tempat berteduh (istirahat) kala hujan turun, atau cuaca panas. Oleh karena itu, Dangau sangat memiliki peran penting dalam kehidupan petani masyarakat melayu Sambas.

Catatan:
1. Parang: Seperti golok, namun bentuknya melengkung, memiliki berbagai bentuk sesuai fungsinya. Baik itu untuk pembersihan lahan sebelum penyemaian dan penanaman (Parang Panjang) serta untuk memotong rumput yang tumbuh di sekitar padi (parang pendek)
2. Penugal: Alat yang digunakan untuk membuat lubang dan memudahkan padi ditancapkan ke tanah. Terbuat dari kayu, berbentuk lancip.
3. Baka’: Bentuknya bulat, ukurannya bervariasi, kecil, sedang dan besar. Terbuat dari anyaman bambu yang digunakan untuk mengangkut hasil panen.
4. Ketel: tempat menyiram tanah sebelum ditancapkannya penugal. Alat digunakan agar tanah menjadi lembek dan mudah dilubangi.
5. Tali Ukuran: Terbuat dari tali bekas (tali nilon) yang panjangnya 1 meter-3 meter. Alat ini digunakan agar baris padi yang ditanam menjadi rapi dan beraturan.
6. Capel: Topi yang terbuat dari anyaman bambu. Bentuknya bulat dan membentuk kerucut. Bagian atasnya lancip.

Mendengar berita maupun membaca berita dapat menambah wawasan kita. Berita berasal dari peristiwa-peristiwa yang telah terjadi atau sedang berlangsung. Peristiwa tersebut di olah menjadi sebuah berita yang disajikan di media cetak, elektronik maupun online.
Seringkali kita menikmati berita yang disajikan di TV, Koran, radio ataupun media online. Namun kita terkadang tidak mengetahui proses pembuatannya.

Pada kali ini, secara khusus akan disajikan proses pembuatan berita baik itu dari mencari sumber berita, pengetikan naskah hingga penyiaran berita. Bahasan ini berlaku untuk proses pembuatan berita di media elektronik Radio.

 1. Wawancara
Sebelum melakukan wawancara dengan narasumber ada beberapa peralatan tempur yang harus dipersiapkan seperti bolpoint, buku catatan, ponsel yang memiliki fitur perekam suara dan alat perekam suara. Jika ponsel memiliki fitur Quickofffice atau Ms. Office maka buku dan bolpoint dapat ditinggalkan karena mencatata dengan menggunakan Ms. Word di ponsel lebih effisien. Alasannya catatan yang sudah tersimpan di memori dapat di copas langsung ke Ms Word komputer atau laptop anda. Sementara alat perekam suara diperlukan dalam wawancara karena berita yang disiarkan di radio harus disertai suara narasumber sebagai bukti keabsahan berita tersebut.
Alat perekam yang bisa digunakan bisa menggunakan ponsel yang memiliki fitur merekam suara atau alat perekam khusus. Untuk kejernihan suara hasil rekaman, disarankan menggunakan alat perekam khusus. Pasalnya rekaman yang dihasilkan antara ponsel dengan alat perekam jauh berbeda. Hal itu dikarenakan format rekaman di ponsel masih menggunakan format Waveform Audio Format (WAV). Sedangkan alat perekam suara biasanya menggunakan format WMA (Windows Media Audio), MP3 (MPEG-1 Layer 3).

 2. Pengetikan Naskah
Setelah melakukan wawancara dengan narasumber, tahap selanjutnya adalah mengetik naskah berita. Untuk format pengetikan rata kanan dan rata kiri.
Naskah berita yang diketik disarankan tidak melebihi satu halaman. Jika naskah berita di ketik di buka catatan maka harus dipindahkan terlebih dahulu ke Ms. Word dan hal ini memakan waktu anda. Tetapi jika naskah berita sudah diketik di ponsel (Quickoffice) maka dapat langsung di copas ke MS. Word dengan sedikit revisi pada naskah tersebut. Dari kedua hal tersebut dapat anda simpulkan mana yang lebih effisien.

Dalam pengetikan naskah berita, disarankan untuk menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar, menghindari kutipan langsung, isi berita tidak bertele-tele serta tidak mengulang kalimat yang sudah ada. Selanjutnya, isi berita yang diketik hendaknya ringkas, jelas, akurat dan mudah dicerna pendengar. Hal itu dialakukan agar inti berita dapat langsung tersampaikan ke pendengar. Selain itu juga, untuk yang singkatan hendaknya ditulis tanpa ada singkatan. Kemudian di kalimat berikutnya baru dapat ditulis singkatan. Sebagai contoh kata PBB pada awal kalimat sebaiknya ditulis Perserikatan Bangsa-Bangsa Bersatu, di kalimat berikutnya atau di paragraph seterusnya ditulis PBB.

Dalam proses pengetikan naskah berita juga disarankan untuk melihat referensi berita di internet. Meskipun demikian, mengcopas isi berita lain yang berkaitan dengan berita yang akan ditulis adalah hal yang sangat tidak diperkenankan. Untuk memastikan berita yang diketik benar dan akurat, hendaknya tetap mengacu pada hasil rekaman wawancara.

 3. Pengeditan Suara
Setelah proses pengetikan naskah berita selesai dilakukan, tahap selanjutnya adalah melakukan editing suara. Hasil rekaman suara yang akan disiarkan sebagai keabsahan berita memiliki durasi yang singkat dengan maksimal durasinya adalah 30 detik dan minimal 10 detik. Format file suara yang disarankan adalah MP3. Oleh karena itu untuk mengedit file rekaman diperlukan aplikasi pengedit suara dalam hal ini yang banyak digunakan adalah Cool Edit.
Jika merekam suara menggunakan ponsel maka format file WAV harus di ubah menjadi MP3 begitu juga jika dari alat perekam suara, format WMA juga harus di ubah menjadi MP3 dengan aplikasi Cool Edit tersebut.

4. Mengunggah Naskah
Tahap selanjutnya adalah menggunggah naskah berita ke database radio terkait. Jika naskah sudah dinilai cukup rapid an layak untuk disiarkan, maka dapat diunggah segera dengan mencantumkan Judul Berita, Tanggal, Bulan Tahun, kemudian merapikan naskah rata kanan dan rata kiri.

5. Menyimpan Folder Suara Narasumber
Tahap berikutnya adalah menyimpan file rekaman di komputer studio. Hendaknya rekaman tersebut ditempatkan pada folder khusus sesuai tanggal dan bulan berita tersebut di buat. Kemudian folder tersebut disimpan di folder berita yang memuat semua rekaman dari hasil editing. Biasanya di komputer studio sudah dibuatkan folder khusus untuk rekaman berita, lagu atau iklan.

6. Menyiarkan
Tahap berikutnya adalah menyiarkan berita yang telah dipersiapkan oleh reporter. Pada radio tertentu biasanya yang membacakan berita adalah reporter yang mengolah berita tersebut. Tetapi ada juga radio yang mengkhususkan penyiarnya yang membaca berita hasil olahan reporter. Semua itu tergantung dari radio masing-masing.
Ilustrasi

7. Merekam
Selanjutnya merekam, berita yang disiarkan akan direkam. Hal itu dilakukan jika suatu radio melakukan kerjasama dengan instansi pemerintahan atau instansi lainnya. Selain itu juga, berita yang direkam tersebut juga dapat dijadikan sebagai bahan bukti apabila ada pihak-pihak yang merasa dirugikan akibat pemberitaan tersebut.

SIARAN PERS
 Menapak Tilas Perjalanan 50 Tahun Konservasi WWF Bersama Masyarakat di Indonesia 
 Jakarta – Pada September 2012, WWF-Indonesia genap berusia 50 tahun. Dalam memperingati ulang tahun emasnya, WWF-Indonesia meluncurkan buku berjudul “Masyarakat dan Konservasi: 50 Kisah yang Menginspirasi dari WWF untuk Indonesia”. Buku ini unik. Selain ditulis langsung oleh lebih dari 40 staf yang bekerja di program dan kantor lapangan WWF di seluruh Indonesia, dari Aceh hingga Papua, juga menampilkan cuplikan pengalaman dan sejarah perjalanan 50 tahun kiprah WWF bekerja bersama masyarakat. “Buku ini menggarisbawahi salah satu faktor penting mengapa WWF-Indonesia dapat terus eksis dan kerja konservasinya tetap relevan hingga saat ini, yaitu dengan bermitra dan mengedepankan kepercayaan serta hubungan baik dengan masyarakat”, kata Hermayani Putera, anggota Tim Editor, yang juga Manajer WWF-Indonesia untuk Program Kalimantan Barat. Bagaimana masyarakat di Aceh bangkit dari tsunami, kerasnya upaya masyarakat mengembangkan ekowisata di Jantung Borneo, serta sepak terjang pegiat konservasi memberantas illegal logging di Riau, hanyalah sedikit contoh dari kisah-kisah inspiratif dalam buku ini. Buku setebal 140 halaman ini merupakan pintu masuk ke cerita-cerita yang bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat dan kearifan lokal di berbagai tempat di Indonesia. “Buku ini mencoba membangun benang merah bahwa strategi konservasi harus sejalan dengan strategi sosial, budaya, dan pembangunan ekonomi. Konservasi juga membutuhkan komitmen politik yang memadai. Jika strategi ini terintegrasi, masyarakat tidak akan ragu mencurahkan seluruh potensi sosial yang dimiliki dan mendukung inisiatif konservasi di wilayah mereka”, lanjut Hermayani. Pada mulanya WWF hadir di Indonesia hanya fokus untuk perlindungan spesies, yang digawangi oleh pelestarian badak Jawa (Rhinoceros sondaicus) di Taman Nasional Ujung Kulon pada tahun 1962. Namun dalam perkembangannya WWF mulai melakukan pendekatan kepada masyarakat di sekitar kawasan konservasi, karena tanpa dukungan mereka upaya pelestarian spesies langka tidak akan berjalan optimal. Selama setengah abad bekerja di Indonesia, WWF tidak hanya tertantang oleh kondisi geografis di wilayah kerjanya dari Sumatera hingga Papua, tetapi juga berhadapan dengan masyarakat yang memiliki keragaman budaya dan latar belakang, serta kebutuhan yang berbeda. Kondisi ini menunjukkan kompleksitas dalam pengelolaan sumber daya alam (SDA) di Indonesia dan tantangan yang dihadapi. “Sebagian pelaku pembangunan masih mengabaikan filosofi dasar kearifan lokal, bahwa masyarakat selalu berakar dan tergantung hidupnya dari SDA yang lestari”, tambah Hermayani. WWF-Indonesia berharap kehadiran buku ini dapat menambah semangat dan menjadi inspirasi bagi banyak pihak, termasuk pemerintah, dunia usaha, dan aktivis di jaringan masyarakat sipil yang bekerja bersama masyarakat dalam berbagai isu dan agenda.


Versi online buku ini dapat diunduh melalui link: http://www.wwf.or.id/?27200/50-kisah-inspirasi-wwf-untuk-indonesia





Sumber : Forward Email by Hermayani Putera, Tim Editor, West Kalimantan Program Manager, WWF-Indonesia

Tanggal 10 November setiap tahunya diperingati oleh bangsa Indonesia sebagai Hari Pahlawan Nasional. Asal muasal Hari Pahlawan terjadi di Surabaya pada 10 November 1945 yang mana para pejuang mempertahankan kemerdekaan dan melawan para penjajah Inggris. Peristiwa tersebut mengobarkan semangat para pejuang di daerah lainnya di Indonesia untuk melawan para penjajah. Kini peristiwa tersebut selalu diperingati pada 10 November setiap tahunnya. Sayangnya dari peringatan tersebut, banyak masyarakat hanya mengenal peristiwa itu terjadi di Surabaya dan tidak mengetahui banyak para pahlawan dari daerahnya sendiri. Seperti Para Pahlawan di Kalimantan Barat yang rakyatnya sendiri masih banyak yang tidak mengetahui pahlawan yang berdari asal daerah mereka. Oleh karena itu untuk memberikan informasi, berikut ini beberapa nama pahlawan kemerdekaan asal Kalimantan Barat.

 1. Abdul Kadir Gelar Raden Temenggung Setia Pahlawan
Beliau lahir di Sintang pada tahun 1771 dan meninggal dunia di Tanjung Suka Dua, Melawi pada tahun 1875. Beliau adalah seorang pahlawan nasional Indonesia dari Melawi. Beliau diangkat sebagai pahlawan pada Tahun 1999 melalui Surat Keputusan Presiden nomor 114/TK/1999 tanggal 13-10-1999

 2. Mr. Hamid Al-Qadri atau nama lengkapnya Syarif Abdul Hamid Al-Qadri ini dikenal sebagai Sultan Hamid II yang merupakan satu diantara sultan di kesultanan Pontianak. Beliau lahir di Pontianak pada 12 Juli tahun 1913 dan meninggal dunia pada 30 Maret tahun 1978 di Jakarta. Beliau juga pencetus lambang negara Indonesia yang saat ini digunakan yaitu Burung Garuda. Nama beliau diabadikan pada nama Jalan di Kota Pontianak yaitu Jalan Sultan Hamid II.

 3. Rahadi Oesman
 Beliau lahir pada 1 Agustus tahun 1925 di Pontianak dan meninggal dunia pada 7 Desember tahun 1945 di daerah Sungai Besar, Kabupaten Ketapang. Beliau meninggal akibat tertembak oleh pasukan Belanda dalam pertempuran di Sungai Besar Ketapang. Kini nama beliau juga diabdikan pada nama jalan yaitu Jalan Rahadi Oesman.

 4. Siradj Sood
Beliau merupakan tokoh pejuang dari Kabupaten Sambas. Beliau lahir pada 27 Muharram 1320 Hijriyah di kampung Tumuk, Kabupaten Sambas Kalimantan Barat dan meninggal dunia pada 23 Maret tahun 1972. Beliau dimakamkan di kampung Tumuk Kabupaten Sambas. 

5.J.C. Oevaang Oeray
 Beliau salah seorang tokoh pejuang dari Kapuas Hulu. Beliau lahir pada 18 Agustus tahun 1922 di Tanjung Kuda, desa Melapi I, Kabupaten Kapuas Hulu dan meninggal dunia pada 17 Juli 1986 di Sungai Jawi Pontianak. Nama beliau diabadikan pada salah satu tempat olah raga di Pontianak.

 6. Pangsuma
Pang Suma salah seorang pejuang dari suku Dayak yang tinggal di Dusun Nek Bindang di tepian Sungai Kapuas Desa Baru Lombak Kecamatan Meliau, Kabupaten Sanggau. Nama beliau diabadikan pada Gedung Olah Raga Pontianak, GOR Pangsuma.

 7. Aliayang 
Beliau merupakan pahlawan asal Sintang. Beliau lahir pada 20 Oktober 1920 di desa Nanga Menantak,Ambalau Sintang dan meninggal pada 7 April 1970. Beliau dimakamkan di Makam Pahlawan Bambu Runcing, Kota Singkawang. Nama beliau diabadikan pada nama Jalan Alianyang, Pontianak.

 8. Bardan Nadi 
 Beliau salah seorang pahlawan asal Ngabang. Memiliki nama asli Sutrisno Sastrokusumo lahir di Magelang Jawa Tengah pada tahun 1912 dan meninggal dunia pada 17 April 1947. Nama beliau juga diabadikan pada nama jalan di Kota Pontianak.

Selain dari 8 nama pahlawan diatas, ada 11 pahlawan yang yang mendapat gelar PERINTIS PERGERAKAN KEBANGSAAN/ KEMERDEKAAN dari Menteri Sosial pada tahun 1990.
Nama 11 pahlawan itu juga diabadikan pada sebuah monumen Perintis Kemerdekaan yang terletak di Jalan Ahmad Yani, di bundaran Universitas Tanjungpura Pontianak Kalimantan barat yang dikenal Tugu Digulis. Disamping itu , nama mereka juga diabadikan namanya pada salah satu jalan di Kota Pontianak.

Berikut 11 nama pahlawan tersebut;

1. Gusti Sulung Lelanang berasal dari Landak 
2. Mohammad Sohor berasal dari Landak 
3. Djaranding Abdurahman berasal dari Kapuas Hulu 
4. Gusti Situt Mahmud berasal dari Landak 
5. Ahmad Marzuki berasal dari Landak 
6. Ahmad Sood berasal dari Landak 
7. H. Rais Abdurrahman berasal dari Kota Pontianak 
8. Gusti Hamzah berasal dari Kerajaan Simpang 
9. Gusti Hambal berasal dari Landak 
10. Gusti Djohan Idrus berasal dari Landak 
11. Sabran berasal dari Landak 


Referensi
http://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_tokoh_Kalimantan_Barat 
http://equatoronline.blogspot.com 
http://kerajaansimpang.blogspot.com

Badan Pusat Statistik Kalimantan Barat mengeluarkan Berita Resmi Statistik perkembangan ekspor dan impor Mei 2012.

Dalam Berita Resmi Statistik tersebut, Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Kalbar, Yomin Tofri menjelaskan nilai ekspor Kalbar mengalami penurunan sebesar 18,43 persen dibandingkan April 2012 yaitu dari US$150,25 juta turun menjadi US$122,56 juta. Pada periode Januari-Mei juga mengalami penurunan dari US$697,34 juta menjadi US$600,06 juta atau turun sebesar 13,95 persen bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2011.

Ekspor Kalbar didominasi karet dan barang dari karet (HS 40), biji kerak dan abu logam (HS26), kayu dan barang dari kayu (HS 44). Ketiga golongan barang tersebut menyumbang sebesar 95,41 persen dari total nilai ekspor. Cina, Korea Selatan, dan Jepang merupakan tiga negara tujuan eksor Kalbar terbesar pada bulan Mei yaitu masing-masing sebesar US%56,88 juta, US%23,58 juta, dan US%18,56 juta dengan kontribusi 80,80 persen. Tujuan ekspor masih didominasi negara asia yaitu dengan kontribusi sebesar 89,77 persen. Sedangkan kontribusi nilai ekspor kenegara tujuan utama lainnya yaitu Argentina sebesar 2,57 persen, Turki sebesar 1,14 persen, Amerika Serikat sebesar 0,87 persen dan ke negara lainnya sebesar 5,65 persen.

Berbanding terbalik dengan nilai ekspor, justru nilai impor mengalami peningkatan sebesar 87,63 persen dibanding nilai Impor pada April 2012 yaitu dari US%30,88 juta naik menjadi US%57,94 juta. Pada periode Januari-Mei 2012 terjadi peningkatan nilai impor sebesar 108,04 persen. Tiga golongan barang penyumbang impor terbesar yaitu mesin-mesin/pesawat mekanik (HS84), Bahan Bakar Mineral (HS27), dan mesin peralatan listrik (HS85). Ketiga golongan barang tersebut masing-masing menyumbang sebesar US%24,3 juta, US%19,50 juta, dan US%6,43 juta. Nilai total impor ketiganya menyumbang sebesar 86,76 persen atau US%50,27 juta.

Adapun tiga negara di Asia pemasok terbesar impor Kalbar yaitu Cina, Malaysia, dan Singapura yaitu sebesar US%53,92 juta atau 93,06 persen dari keseluruhan nilai impor. Sebagian besar impor Kalbar berasal dari Asia sebesar US%56,04 juta atau sekitar 96,72 persen. Sisanya dari Amerika Serikat sebesar 1,36 persen, Meksiko sebesar 0,37 persen, dan Italia sebesar 0,32 persen, serta 2,59 persen berasal dari negara lainnya.

Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Barat mengeluarkan Berita Resmi Statistik perkembangan indeks harga konsumen/Inflasi di Kota Pontianak pada bulan Juni 2012.

Pada bulan Juni terjadi inflasi sebesar 0,13 persen. Inflasi yang terjadi karena adanya penurunan indeks pada satu kelompok pengeluaran dan kenaikan indeks pada enam kelompok pengeluaran. Kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks yaitu kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan sebesar -0,56 persen. Sedangkan kelompok pengeluaran yang mengalami kenaikan indeks antara lain kelompok bahan makanan sebesar 0,45 persen, makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau sebesar 0,14 persen, kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,19 persen, kelompok sandang sebesar 0,20 persen,kelompok kesehatan sebesar 0,14 persen, dan kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga sebesar 0,05 persen. Data Statistik ini disampaikan oleh Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Kalbar, Yomin Tofri.

Laju inflasi tahun kalender Januari hingga Juni 2012 Kota Pontianak sebesar 3,69 persen. Sedangkan inflasi Year On Year Juni 2012 terhadap Juni 2011 sebesar 6,83 persen.

Perbandingan Inflasi Antar Kota di Pulau Kalimantan

Yomin Tofri juga menyampaikan pada bulan Juni dari delapan kota di Pulau Kalimantan yang dihitung inflasinya, inflasi tertinggi terjadi di Kota Singkawang yaitu sebesar 0,85 persen, Kota Tarakan sebesar 0,80 persen, Palangkaraya sebesar 0,72 persen, Kota Sampit sebesar 0,65 persen, Samarinda sebesar 0,63 persen, Kota Banjarmasin sebesar 0,59 persen, Kota Balikpapan sebesar 0,25 persen, dan Kota Pontianak sebesar 0,13 persen.

Sementara dari 66 kota di Indonesia, Inflasi tertinggi terjadi di kota Ambon yakni sebesar 2,39 persen dan terendah di Kota Bima sebesar 0,04 persen.

Hari Berkabung Daerah diperingati setiap tanggal 28 Juni, baik itu oleh kalangan pelajar sekolah, mahasiswa di perguruan tinggi, instansi pemerintah, maupun masyarakat Kalimantan Barat. Memperingati Hari Berkabung Daerah adalah untuk mengenang dan mengheningkan cipta atas peristiwa Mandor yakni pembantaian terhadap Rakyat Kalimantan Barat di Mandor yang dilakukan oleh tentara Jepang yang saat itu menjajah Indonesia. Pembantain tersebut terjadi di daerah Mandor Kabupaten Landak Kalimantan Barat yang menelan korban jiwa sebanyak 21.037 jiwa yang diantaranya merupakan cendekiawan, para raja, sultan, tokoh masyarakat, dan pejuang Kalimantan Barat.

Pembantaian yang dilakukan penjajah Jepang tersebut terkenal dengan Tragedi Mandor Berdarah. Sejak dikeluarkannya Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2007 tentang Peristiwa Mndor pada 28 Juni sebagai Hari Berkabung Daerah Provinsi Kalbar melalui Rapat Paripurna DPRD Kalbar merupakan bentuk dari kepedulian sekaligus apresiasi dari terhadap perjuangan pergerakan nasional yang terjadi di Mandor yang pada akhirnya hingga saat ini tanggal 28 Juni selalu diperingati sebagai Hari Berkabung Daerah.

Salah satu jenis kemasan pangan yang cukup populer dikalangan masyarakat saat ini adalah jenis Polistiren terutama polistiren busa. Kesaman itu banyak digunakan karena beberapa keunggulannya yaitu ringan, tidak mudah pecah, mudah dibentuk, mudah diwarnai, kekuatannya dapat ditingkatkan dan mudah diproduksi secara massal.

Polistiren busa adalah hasil reaksi penggabungan monomer-monomer stiren yang ditiupkan gas. Pada hakekatnya polistiren bersifat kaku. Namun apabila dalam pembuatannya disuntikan blowing agent (misalnya pentana) akan menghasilkan polistiren busa. Polistiren busa dikenal luas dengan istilah Styrofoam yang seringkali digunakan secara tepat oleh publik karena sebenarnya styrofoam adalah nama dagang untuk produk polistiren busa yang telah dipatenkan oleh perusahaan Dow Chemical. Pada awalnya polistiren busa dimaksudkan digunakan sebagai insulator atau penyekat konstruksi bangunan, namun dengan perkembangan teknologi, polistiren busa juga diproduksi untuk kemasan pangan berupa kemasan kosong maupun pengemas olahan pangan. Ciri-ciri Polistiren busa antara lain ringan, umumnya berwarna putih, dan rapuh maupun getas.

Apakah Polistiren busa ini aman bagi kita?

Polistiren busa sebagaimana plastik pada umumnya tidak berbahaya pada kesehatan. Namun demikian, jika digunakan untuk mewadahi makanan khususnya yang berminyak/berlemak atau yang mengandung alkohol, terlebih dahulu dalam keadaan panas maka polistiren busa yang mengandung residu monomer stiren dapat terlepas kedalam pangan. Pada tahun 2002 badan Internasional Riset Kanker (International Agency for Research on Cancer) menggolongkan stiren sebagai karsinogen kelas 2B (possible human carcinogen), artinya terdapat bukti yang terbatas pada binatang percobaan, tetapi tidak cukup bukti untuk memicunya terjadi kanker pada manusia.

Mengingat penggunaannya cukup luas dan monomer penyusunannya yang perlu diwaspadai, maka pemakaiannya perlu diatur. FDA atau Code of Federal Regulations (CFR) Title 21 Part 177.1640. Polystyrene and rubber-modified polystyrene, menetapkan batas kandungan total residu monomer stiren sebesar 0,5 persen b/b (5000ppm).

Dalam Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan RI Nomor HK.00.55.6497 tahun 2007 tentang bahan kemasan pangan menetapkan batas maksimum kandungan total residu monomer stiren sebesar 5000 ppm mengacu pada ketentuan FDA.

Pada tahun 2009, Badan POM RI telah melakukan sampling dan pengujian terhadap 17 jenis kemasan pangan kosong polistiren busa dan kemasan yang digunakan untuk mewadahi pangan terdaftar yang beredar dipasaran. Dari hasil pengujian tersebut menunjukan bahwa semua kemasan tersebut memenuhi syarat. Sejauh ini belum ada satu negarapun diduni yang melarang penggunaan polistiren busa atas dasar pertimbangan kesehatan. Kebijkan pelarangan disejumlah negara lebih berkaitan dengan masalah pencemaran lingkungaan, karena polistiren busa sangat sulit untuk terurai oleh alam.

Sekalipun berdasarkan hasil uji laboratorium, bahwa kandungan total residu monomer stiren jauh dibawah batas maksimum yang dipersyaratkan, perlu dilakukan tindakan hati-hati dalam penggunaan kemasan polistiren busa untuk mewadahi pangan. Oleh karena itu perlu dilakukan pembatasan penggunaan polistiren busa untuk mewadahi pangan berlemak/berminyak dan mengandung alkohol.

Tips menggunakan kemasan pangan polistiren busa

  • Kurangi penggunaan polistiren busa untuk mewadahi pangan berlemak/berminyak dan mengandung alkohol terutama dalam keadaan panas.
  • Jangan memanaskan makanan menggunakan kemasan polistiren busa dalam oven microwave, kecuali atas petunjuk yang dikeluarkan oleh produsen
  • Janang gunakan kemasan polistiren yang rusak, tergores atau berubah bentuk untuk mewadahi makanan
  • Perhatikan logo tara pangan berupa gambar gelas dan garpu pada kemasan pangan dan atau frasa ''Food for Use'' atau ''Food Grade'' atau pernyataan lain yang sejenis.
  • Perhatikan kode daur ulang polistiren busa yang berupa simbol pada bagian bawah kemasan pangan


Informasi ini dihimpun dari Brosur Kemasan Pangan Polistiren Busa oleh BPOM RI.

Udah bace jangan lupa follow twitter kamek ye, @Pecidasase

Berikut ini adalah beberapa pantangan yang masih berlaku di daerah terutama Kabupaten Sambas

1. Jangan Makan Tebu Pada Waktu Sore (Menjelang Magrib).

Alasannya karena menurut orang dahulu, apabila makan tebu pada waktu sore hari maka orang tua kita akan meninggal dunia.

Manfaat dari pantangan tersebut, apabila habis makan tebu dikhuatirkan mulut akan diserbu semut ketika kita tidur :D

2. Jangan Mandi Ketika Baru Saja Habis Makan

Hal ini dilarang karena menurut orang terdahulu apabila habis makan langsung dibawa mandi, maka rezeki akan turut hilang bersama air yang mengguyur tubuh.

3. Harus Mencicipi Makanan Jika Ditawarkan.

Ketika mau meninggalkan rumah dan orang tua atau orang terdekat menawarkan agar mencicipi makanan,tetapi kita tolak maka akan mendapatkan kemponan atau mara bahaya akan menimpa kita. Biasanya yang paling dominan adalah ''air kopi''. Ketika ditawarkan minum kopi, tetapi kita menolak untuk meminumnya maka orang atau keluarga akan mengatakan ''awas nanti kemponan'' yang artinya kalau tidak mencicipi maka terkena hal-hal yang tidak diinginkan.

4. Jangan Bersiul Didalam Rumah atau Malam Hari.

Hal ini dilarang karena kononya siulan tersebut dapat memanggil atau mendatangkan arwah jahat yang akan menganggu.

5. Ketika Melihat Pelangi, Telunjuk Dimasukan Kemulut.

Kononnya hal itu dilakukan guna menghindari kejadian buruk yang akan menimpa kita. Ketika melihat pelangi, maka jari telunjuk akan dimasukan kemulut sambil menempel pada dinding pipi hingga mengeluarkan suara.

Faktanya: Biasanya kalau melihat pelangi membuat orang menjadi lengah dan lupa akan sekitar hingga menghilangkan konsentrasi yang dapat menyebabkan hal-hal yang tak diinginkan terjadi.

6. Ketika Turun Hujan Disertai Panas, Sisipkan Rumput atau Daun Ilalang di Telinga.

Ketika turun hujan yang disertai panas, biasanya orang-orang terdahulu menghimbau kepada anak-anak yang berada dijalan agar menyisipkan daun rumput dan sejenisnya ke telinga. Hal ini dilakukan guna menghindari roh-roh jahat yang akan menyakiti manusia.

7. Jangan Makan Sambil Berbaring

Hal ini dilarang karena menurut orang terdahulu jika makan sambil berbaring pertanda orang malas dan menyebabkan rezeki lari.

Larangan ini bukan sekadar mitos karena dalam agama hal ini juga dilarang, dari segi kesehatan juga tidak baik.

8. Jangan Potong Kuku dan Rambut Pada Malam Hari.

Larangan ini kononya jika dilakukan akan menyebabkan orang tua kita meninggal dunia. Sama dengan larangan makan tebu pada sore hari.

Faktanya : Jika Potong rambut atau kuku pada malam hari, dikhuatirkan potongan rambut atau kuku tidak rapi, ya meskipun menggunakan cahaya lampu tetap beda dengan cahaya pada siang hari.

Sesudah Baca, Jangan lupa Follow Akun Twitter Saya @Pecidasase

Setelah menulis informasi tentang Kondisi Jalan Penghubung Antar Desa yang Puluhan tahun tidak diaspal. Kondisi jalan di Desa Sungai Kumpai tepatnya Dusun Semayong juga mengalami hal yang serupa.

Listrik masuk ke Dusun Semayong sekitar tahun 1997 dan tidak semua RT yang mendapat jaringan listrik. Dusun Semayong terdiri dari 7 RT dengan mayoritas penduduknya bermata pencaharian sebagai petani karet dan padi.





Pada tahun 1999 dilakukan penggalian parit yang bertujuan untuk mencegah banjir. Dan sekitar tahun 2002 jalan pada dusun tersebut disemen termasuk jalan penghubung antara Dusun Semayong dengan Desa Sekura yang merupakan pusat ekonomi kecamatan teluk keramat. Namun sayangnya, setelah disemen, kondisi jalan penghubung tersebut rusak parah dan tidak diperhatikan hingga dilakukan pengerasan namun kondisinya juga masih parah hingga saat ini.
Pada jalan di Dusun Semayong ini, RT 3, RT 4, dan RT 5 sudah disemen. Sedangkan dua RT lainnya hanya setengahnya saja. Terutama pada RT 6 yang kondisi jalannya sangat parah. Pada tahun 2002 penggalian parit yang dilakukan menjadikan tiang listrik menjadi berada ditengah-tengah jalan. Hal tersebut dikarenakan tanah hasil galian parit tidak ditempatkan secara benar sehingga letak tiang listrik menjadi tengah-tengah jalan.

Selain itu juga pada tahun 2010 dilakukan kembali penggalian parit yang menyebabkan jalan semen tertimbun tanah galian. Hal tersebut hanya terjadi pada satu RT saja yaitu RT 6. Namun secara keseluruhan kondisi jalan di Dusun Semayong ini cukup memperihatikan. Jalannya sempit, berlubang dan masih banyak yang tidak disemen. Jangankan diaspal, disemen saja hanya sebagian.


Pemerintah Kabupaten Sambas terutama Bupati Sambas hampir 3 kali mendatangi dusun tersebut. Saat ini masa kampanye untuk pemilihan calon bupati. Saat ia terpilih tindak lanjut terhadap kondisi jalan tidak banyak yang berubah. Ditambah sejak yang bersangkutan melepas jabatan, kondisi pembangunan jalan penghubung antar desa menjadi terbengkalai (baca disini)


Puluhan tahun jalan Haji Sudin yang merupakan penghubung antara Dusun Semayong dengan Desa Sekura,dalam kondisi memperihatinkan. Dengan panjang jalan kurang lebih 4,5 KM menjadi jalan utama bagi masyarakat setempat. Pada tahun 2007 sepanjang 1 KM yaitu di hujung jalan tersebut dilakukan pengerasan atau diberi batu. Dan pada awal jalan yaitu dari arah Desa Sekura juga dilakukan pengerasan. Namun pada tengah-tengahnya hingga sekarang tidak dilakukan pengerasan dengan kata lain masih berupa jalan tanah. Sebelumnnya jalan tersebut disemen, karena kondisi jalan yang juga sudah hancur maka ada kemurahan dari pemerintah daerah Kabupaten Sambas untuk melebarkan jalan tersebut dengan dilakukan pengerasan terlebih dahulu. Pelebaran jalan tersebut dilakukan saat bupati lama masih menjabat namun saat ia digantikan oleh orang lain, pelebaran jalan tersebut terbengkalai.


Sepanjang jalan tersebut, hanya ada satu rumah, selebihnya adalah kebun salak dan karet. Pada musim hujan jalan tersebut penuh lubang dan lumpur. Becek membuat ia sulit untuk dilalui. Jalan penghubung ini merupakan jalur utama untuk kegiatan ekonomi masyarakat setempat. Karena di Desa Sekura merupakan pusat eknomi Kecamatan Teluk Keramat, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. Dusun Semayong merupakan bagian dari Desa Sungai Kumpai yang memiliki 8 RT. Sebanyak 7 RT terletak di dusun Semayong ini.


Masyarakat setempat sangat memerlukan tindakan lebih lanjut dari Pemda setempat dalam hal ini Pemerintah Kabupaten Sambas.

Salam Blogger!

Seringkali tulisan di blog ini menceritakan keindahan pariwisata,budaya maupun kulinernya Kalimantan Barat. Namun belum pernah menyajikan jumlah atau tingkat kunjungan wisatawan baik dari dalam negeri maupun luar negeri ke Kalbar itu sendiri. Untuk itu, pada kali ini, sedikit berbagi informasi tentang perkembangan pariwisata Kalimantan Barat yang bersumber dari Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Barat hingga bulan Desember 2011.

Ilustrasi
Jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Kalbar melalui dua pintu yaitu Entikong dan Supadio. Pada bulan Desember 2011 kunjungan Wisman mencapai 4.042 orang. Mengalami kenaikan sebesar 37 persen bila dibandingkan pada bulan November 2011 sebanyak 2.949 orang.

Pintu masuk Entikong mendominasi Wisman yang datang ke Kalbar yaitu sebesar 83,30 persen. Sedangkan wisman yang masuk melalui pintu masuk Pontianak (Supadio) hanya sebesar 16,70 persen. Jumlah Wisman yang masuk melalui pintu Entikong hingga bulan Desember 2011 sebanyak 3.367 orang. Mengalami kenaikan sebesar 49,45 persen bila dibandingkan dengan bulan November 2011 yaitu 2.253 orang. Sedangkan Wisman yang masuk melalui Supadio hingga Desember 2011 justru mengalami penurunan sebesar 3,02 persen bila dibandingkan dengan bulan November 2011 yaitu dari 696 orang menjadi 675 orang pada bulan Desember 2011.

Wisatawan Mancanegara yang berkunjung ke Kalbar hingga bulan Desember 2011 sebagian besar berasal dari negara Malaysia yaitu sebanyak 2.929 orang atau sebesar 72,46 persen, diikuti dari negara Brunei Darussalam yaitu sebanyak 826 orang atau sebesar 20,44 persen. Dari negara Singapura sebanyak 148 orang atau 3,66 persen,Filipina sebanyak 36 orang atau 0,89 persen, dan dari negara Republik Rakyat Cina sebanyak 31 orang atau 0,77 persen serta dari negara lainnya sebanyak 72 orang atau sekitar 1,78 persen.


Salam Blogger!

Salam Blogger!

PecidasaseInfo : Pontianak, 14 Juni 2011 : 11: 12 am.

Pontianak, Di Jalan Adi Sucipto, terjadi kemacetan, di karenakan tumbang nya dahan pohon yang menimpa sebuah truk. Pohon yang berdiri di pinggir jalan adis sucipto ini cukup besar, menurut informasi warga sekitar, dahan pohon tersebut menimpa badan truk yang lagi melintas. badan truk yang tertimpa dahan pohon ini seperti menjadi penyangga pohon tersebut agar tidak jatuh ke jalan, sehingga pengguna jalan melintas dengan menundukan kepala di bawah pohon yang tertahan oleh sebuah truk tersebut.



Dahan pohon yang tumbang tersebut melintang di tengah jalan, namun truk yang tertimpa dahan tersebut menjadi pahlawan bagi pengguna jalan lain nya yang melintas di jalan Adi Sucipto tersebut, truk menjadi penyangga di ujung dahan tersebut, namun didekat pangkal dahan pohon yang patah itu lah yang kebanyakan pengguna jalan gunakan untuk melintas, dan ini sangat berbahaya.

Di Sekitar lokasi tidak terlihat pengawasan atau pengamanan dari pihak - pihak yang berwajib, hanya saja beberapa warga dengan warga lain nya bergotong royong membantu agar kondisi arus jalan tidak terlalu parah mengalami kemacetan.

Sekian Informasi yang di sampaikan hari ini, semoga bermanfaat bagi pengguna jalan yang ingin melintas di jalan Adi Sucipto.



Maaf bila ada kata - kata yang salah, bila ada kata yang tidak berkenan, mohon di maafkan, oke cuy?
Sekian dan Terima Kasih.
Wassalam
Tertanda Eel Eliyanto Kaudan


Salam Blogger!




Salam Blogger!

Setelah Beberapa hari ini memposting tentang Keindahan - keindahan alam yang terdapat di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Kali ini saya mau berbagi kesenangan bersama teman teman semuanya, yang mana setidak nya bisa menghibur teman - teman yang biasa nya membaca artikel yang agak serius, nah kali ini saya akan memberikan penyegaran melalui tontonan gratis!! wow!! Video Seorang gadis yang beranama " Carmina Topacio " ini yang saya dapatkan dari Youtube ini bisa bikin stress kita hilang sejenak, terutama buat para pria nya donk! hehehee..Penasaran Video nya? yukk kita Nonton Bareng............






Nah, gimana setelah Nonton Video tersebut? Hilang stress nya atau bertambah stress? Jangan sampe lah ya stress nya bertambah, bawa enjoy ajah gan! :)
Sekian dulu dah, semoga ajah video tersebut bisa menghilang kan rasa stress kita sejenak. Kalo mau liat video nya di youtube silakan, klik ajah di sini.


Maaf bila ada kata - kata yang salah, bila ada kata yang tidak berkenan, mohon di maafkan, oke cuy?
Sekian dan Terima Kasih.
Wassalam
Tertanda Eel Eliyanto Kaudan


Salam Blogger!





.......................................